Haji Plus tanpa Antri, Solusi bagi Anda yang Ingin Berangkat Secepatnya

Haji plus tanpa antri memungkinkan Anda langsung menunaikan ibadah haji tanpa harus menunggu belasan hingga puluhan tahun.
Sebagai negara dengan umat muslim terbanyak di dunia, Indonesia mendapatkan perlakuan istimewa dari pemerintah Arab Saudi yaitu kuota haji tahunan yang cukup besar. Bahkan, pada tahun 2018 ini, kuota pemberangkatan haji dari Indonesia meningkat dari 211.000 menjadi 221.000 jemaah.
Namun begitu, masih banyak orang yang perlu mengantri untuk akhirnya berangkat ke tanah suci karena belum termasuk dalam kuota walaupun sudah mendaftar. Ini dikarenakan ketidaksesuaian jumlah antara pendaftar haji dan kuota yang disediakan.
Nah, salah satu solusi bagi Anda yang ingin cepat berangkat adalah haji plus tanpa antri. Bagaimana mendaftarnya? Berikut adalah syarat dan langkah yang harus Anda jalani untuk bisa naik haji plus.
Persyaratan Haji plus tanpa antri
Persyaratan untuk haji plus tanpa antri tidak berbeda jauh dengan haji reguler. Hanya saja, Anda diharuskan menunjuk PIHK sendiri dan membayar uang muka untuk mendapatkan nomor porsi dari Departemen Agama.
• Mengisi formulir pendaftaran.
• Memiliki paspor yang masih berlaku setidaknya tujuh bulan ke depan.
• Fotokopi KK dan KTP.
• Pasfoto berukuran 3 x 4 sebanyak 35 lembar, dan ukuran 4 x 6 sebanyak 15 lembar. Latar belakang foto berwarna putih dan memperlihatkan setidaknya 80% bagian wajah.
• Surat Kuasa.
• Surat Pemilihan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus Membayar uang muka sebesar USD 4,500.
Untuk mendaftar, sebaiknya Anda menunjuk agen wisata umrahdan haji yang tepercaya serta memiliki legalitas resmi Kemenag. Setelah mendaftar dan melengkapi berkas, biaya akan diteruskan kepada Kemenag dan Anda akan mendapatkan nomor porsi.
Setelah masuk ke dalam database SISKOHAJ, Anda bisa melakukan proses selanjutnya yaitu pemilihan akomodasi, transportasi serta pelunasan pembayaran. Masa tunggu haji plus tanpa antri jauh lebih singkat dibandingkan haji reguler yang mencapai puluhan tahun sebelum berangkat.
Hati-Hati dengan Iming-Iming Haji Nonkuota
Banyaknya masyarakat yang rela membayar lebih asalkan cepat berangkat haji membuka peluang bagi para agen wisata untuk mencari cara agar bisa menyelenggarakan haji tanpa kuota dari Kemenag.
Beberapa cara yang sering ditawarkan adalah haji dengan visa ziarah, haji dengan visa amil atau bekerja, dan haji dengan visa furoda atau datang sebagai undangan kerajaan Arab Saudi. Cara yang terakhir dianggap cara yang paling aman walaupun membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Jika Anda mendapatkan tawaran haji plus tanpa antri, sebaiknya tanyakan mengenai visa yang akan Anda gunakan. Haji dengan visa ziarah dan visa amil sebenarnya memiliki risiko tinggi deportasi atau pencekalan oleh petugas imigrasi di Indonesia dan Arab Saudi jika terbukti tidak sesuai dengan penggunaannya.
Sedangkan untuk haji plus tanpa antri menggunakan visa furoda, prosesnya akan lebih aman karena Anda datang sebagai undangan kerajaan. Namun begitu, Anda harus benar-benar memilih agen wisata tepercaya untuk melaksanakan haji dengan visa ini.
Sebab, Anda akan bergantung sepenuhnya pada pelayanan agen travel umrah dan haji yang Anda tunjuk. Karena merupakan undangan kerajaan, pemerintah tidak lagi mengurus tentang prosedur pemberangkatan, akomodasi, dan kepulangan jemaah.
Semua dilakukan secara independen oleh agen wisata umrah dan haji dengan fasilitas terbaik. Jadi, cek ulang mengenai legalitas agen sebelum memutuskan untuk memilih pendamping Anda selama menunaikan ibadah haji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here